Jumat, 07 Desember 2012

Peresmian Patung Sir Alex Ferguson

Patung Sir Alex Ferguson di Old Trafford diresmikan, Jumat 23 November 2012. Sejumlah mantan anak asuh pelatih 70 tahun datang untuk menyaksikan peresmian patung tersebut.

Patung Ferguson dibangun untuk merayakan 26 tahun karirnya di Manchester United. Patung tersebut dibangun di dekat pintu masuk Tribun Sir Alex Ferguson atau sebelah utara Old Trafford. Patung Ferguson yang sedang melipat kedua tangannya tersebut dibuat oleh seniman bernama Philip Jackson.

Didamping sang istri, Lady Cathy Ferguson, pelatih asal Skotlandia itu tampak bangga ketika melihat patung tersebut. Ferguson menilai ada banyak pemain The Red Devils yang sebenarnya pantas mendapat kehormatan sepertinya.

"Ini momen membanggakan. Saya memiliki perjalanan luar biasa dengan klub. Saya melatih banyak pemain hebat, dan karena mereka saya bisa seperti ini. Klub seharusnya membangun patung semua pemain itu," ujar Ferguson dalam kata sambutannya.

"Mereka pemain fantastis, dan saya merasa terhormat biasa melatih pemain hebat sejak 1986 hingga kini. Mereka memberi saya kepuasan," sambungnya seperti dilansir ESPN.

Mantan pemain asuhan Ferguson, seperti Eric Cantona, Andy Cole, Denis Irwin, Gary dan Phil Neville, Bryan Robson, Peter Schmeichel, Ole Gunnar Solskjaer, Ruud van Nistelrooy, Edwin van der Sar dan Dwight Yorke, hadir dalam peresmian patung tersebut. Sedangkan Cristiano Ronaldo dan David Beckham merekam ucapan selamat untuk Ferguson.

"Biasanya orang mati terlebih dulu sebelum dibangun patung. Saya hidup lebih lama dari kematian," tegas Ferguson.



10 Keputusan Terbaik Fergie

Tak ada yang memungkiri jika Sir Alex Ferguson merupakan manajer tersukses saat ini. Kemampuan Fergie meracik strategi plus keputusan-keputusan jelinya membuat Manchester United nyaris tak tersentuh. Sebanyak 12 gelar Liga Inggris dan dua gelar Liga Champions menjadi bukti yang sulit disangkal bahwa manajer asal Skotlandia ini memang mumpuni. Prestasi Fergie
juga membuat United berhasil melampaui rekor 18 gelar Liga Inggris milik Liverpool.

Ya, keputusan-keputusan tepat Fergie memang pantas diacungi jempol. Di tangan Fergie pula, beberapa nama besar di dunia sepakbola tercipta. Mulai dari Eric Cantona hingga Cristiano Ronaldo dicetak Fergie menjadi ‘spesies spesial.’

Tentu sangat menarik menyimak keputusan-keputusan mengagumkan Fergie selama membesarkan nama Manchester United. Berikut ini 10 keputusan terbaik Sir Alex Ferguson di United menurut The Sun:

10. Berkata Tidak kepada Spurs dan Arsenal

Manchester United memang bukan klub Liga Inggris pertama yang mengaku tertarik dengan Fergie. Saat sukses mengantarkan Aberdeen merengkuh Piala Winners, Tottenham Hotspur sempat ngotot membujuknya. Fergie digadang-gadangakan menggantikan Peter Shreeves.

Arsenal tak mau ketinggalan. The Gunners berniat memboyong Fergie guna menggantikan Don Howe. Namun, justru panggilan dari MU yang membuat Fergie meninggalkan negaranya, Skotlandia pada November 1986. Ia menggantikan pelatih United sebelumnya, Ron Atkinson.

9. Ke Langit ke-7 Bersama Ronaldo

Ferguson beberapa kali mengklaim skuadnya di dua musim terakhir menjadi yang terbaik selama ia menangani Setan Merah. Adalah spesies bernama Cristiano Ronaldo menjadi salah satu alasan Fergie sangat puas dengan timnya saat ini. CR7 didatangkan Fergie dari Sporting Lisbon saat masih berusia 18 tahun.

Menariknya, saat itu fans Setan Merah sedang meratapi kepergian sang empu kostum nomor 7, David Beckham. Dengan nilai transfer 12,24 juta poundsterling, Ronaldo didatangkan Fergie.

8. Memoles Ronaldo

Fans Setan Merah memang sempat khawatir CR7 tak mampu menggantikan Becks. Tapi dengan tangan dingin Fergie, Ronaldo bahkan mampu melebihi seniornya itu. Penghargaan Pemain Terbaik Dunia 2008 menjadi buktinya. Sebuah prestasi yang tak pernah bisa dicapai Beckham.

7. Adu Argumen dengan Beckham

Semua media Inggris tahu jika Fergie tak terlalu senang David Beckham menikah dengan Victoria Adams, mantan personil Spice Girls. Namun, Beckham ngotot dan hubungan keduanya mulai terlihat kaku. Victoria pula yang dinilai meracuni Beckham untuk meninggalkan Old Trafford dan berlabuh di Santiago Bernabeu, kandang Real Madrid, Juli 2003 silam.

Siapa yang benar? Yang jelas saat Beckham tak lagi berkostum Setan Merah, Fergie tetap berlimpah gelar. Hal yang tak didapatkan Beckham saat di Madrid. Bersama raksasa La Liga, Beckham hanya memberikan satu gelar La Liga sebelum hijrah ke AS.

6. Percaya Penuh Nistelrooy

Ferguson sempat mendapat sorotan saat mendatangkan Ruud van Nistelrooy dari PSV Eindhoven dengan nilai transfer 18 juta poundsterling, yang sempat menjadi rekor di Inggris. Pasalnya, Nistelrooy saat itu tengah mengalami cedera kaki. Pada musim panas 2001, keputusan Fergie membuahkan hasil. Striker Belanda ini menjadi pujaan publik Old Trafford dengan mengoleksi 150 gol dalam lima musim.

5. Membatalkan Rencana Pensiun

Kubu Setan Merah memang sempat ketar-ketir ketika Ferguson mengumumkan rencana pensiunnya usai musim 2001/2002 berakhir. Namun, Fergie akhirnya meralat keputusannya, dan itu terbukti tepat. Musim berikutnya, United kembali merengkuh gelar Liga Inggris mengalahkan Arsenal.

4. Final Liga Champions 1999

Ya, pada laga final Liga Champions 1999 yang digelar di Barcelona itu, Fergie memang membuat keputusan yang sangat krusial. Fergie memasukkan pemain pengganti Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solksjaer menggantikan Andy Cole dan Dwight Yorke. Keduanya mampu mencetak gol di injury time saat United akhirnya menang 2-1 di final. Gelar ini pula yang membuat Fergie mendapat gelar Sir.

3. Percaya Pemain Belia

Legenda Liverpool, Alan Hansen pernah mengatakan kepada Ferguson, “Anda tidak dapat memenangkan apapun dengan sederet anak-anak.” Namun, Fergie membalikkan semua prediksi itu. Ryan Giggs, Gary Neville, Phil Neville, David Beckham, Paul Scholes dan Nicky Butt mampu menjadi raja di musim 1995/1996.

2. Mengikat Roy Keane

Fergie dihadapkan pada kondisi sulit pada musim panas 1993. Ia dibingungkan mencari sosok leader pengganti Bryan Robson. Pilihannya jatuh pada pemuda Irlandia yang sebelumnya bermain untuk Nottingham Forest bernama Roy Keane. Keano yang saat itu hanya berharga 3,75 juta pounds akhirnya mampu menjadi legenda Old Trafford.

1. Membeli Eric Cantona

United masih bertarung di posisi 10 klasemen Liga Inggris pada November 1992. Namun, keputusan Fergie mendatangkan Eric ‘cannon’ Cantona dari Leeds United berhasil mengubah segalanya.

The Cannon mampu menjadi pundi-pundi gol United dan berhasil merengkuh gelar untuk kali pertama setelah menunggu 26 tahun. Setan Merah unggul 10 poin atas Aston Villa yang menjadi runner up di musim 1992/1993

Beckham Anggap Fergie Menakutkan

Sir Alex Ferguson selalu menjadi orang yang sangat dihormati oleh David Beckham. Meskipun sudah sembilan tahun berpisah, pria yang biasa disapa Becks mengaku masih melihat pelatih Manchester United tersebut sosok yang menyeramkan.

"Saya masih ketakutan menyaksikan aksi Ferguson di pinggir lapangan. Dia tetap agresif," kata Beckham.

"Mungkin cara seperti itu yang membuatnya sangat dihormati. Tapi saya tahu Ferguson punya sisi lembut, meskipun jarang sekali diperlihatkan," ungkapnya lagi.


Beckham diketahui pernah menjadi sasaran amuk Ferguson beberapa tahun lalu. Darah mengucur dari pelipis mantan gelandang timnas Inggris itu setelah terkena sepatu yang dilempar oleh pelatih asal Skotlandia. Insiden itu juga yang diyakini menjadi salah satu pemicu kepindahan Beckham ke Real Madrid pada 2003.

Saat ini Beckham nampaknya sudah melupakan kejadian buruk dengan Ferguson tersebut. Tak ada kata selain pujian buat pria 70 tahun itu yang terlontar dari mulut suami mantan penyanyi Victoria Adams tersebut.

"Ferguson akan jadi pelatih selamanya. Tak ada batas usia baginya. Alasannya sederhana, dia yang terbaik," tegas Beckham dikutip The Sun, Minggu, 2 Desember 2012.

David Beckham Meninggalkan LA Galaxy

Ditaksir banyak klub dari berbagai penjuru dunia, David Beckham justru berpeluang akan pulang ke tanah Inggris. Memperkuat klub Premier League selain Manchester United disebutnya bisa saja terjadi.

Beckham sudah memutuskan untuk meninggalkan LA Galaxy di akhir tahun ini. Pertandingan pamungkas dia bersama klub Major League Soccer itu adalah di ajang final Piala MLS, pada awal Desember nanti.

Hingga kini belum ada kepastian ke mana gelandang 37 tahun itu bakal melanjutkan kariernya. Beberapa klub dari Australia sampai Rusia sudah menyatakan tertarik padanya. Tapi Becks belum memberi jawaban.


Sempat menyatakan sulit memperkuat klub lain jika harus kembali ke Premier League, mantan kapten tim nasional Inggris itu kini berbicara lain. Jika opsi tersebut benar-benar adanya, bisa saja dia menerima pinangan yang datang.

"Saya beruntung. Di usia 37 tahun saya sudah ditawari opsi-opsi yang membuat saya antusias. Saya selalu bilang kalau saya kesulitan untuk kembali dan bermain di Inggris karena saya pernah memperkuat klub terbaik di dunia dan terbesa di Inggris - Manchester United," papar Beckham.

"Jadi, saya bisa membuka peluang buat diri saya sendiri bermain untuk klub Premier League (lainnya), tapi Anda tidak akan pernah tahu. Saya punya beberapa opsi yang tersedia," sambung dia.

Keputusan pulang ke Inggris besar peluang akan benar terjadi karena Beckham juga mempertimbangkan anak-anaknya. Namun saat dikonfirmasi soal ketertarikan Queens Park Rangers, mantan bintang Real Madrid dan AC Milan itu menolak memberikan konfirmasi.

"Saya berpikir untuk menghabiskan lebih banyak waktu di Inggris dan itu akan jadi hal yang bagus buat anak-anak kami untuk bertemu dengan nenek dan kakeknya."

"Mereka (QPR) tidak bilang akan mengontrak saya tapi mereka hanya membicarakan hal-hal yang baik terkait saya," tegas Beckham.

Sabtu, 24 November 2012

Pemecatan Di Matteo

Pemecatan Di Matteo dirilis dalam laman resmi klub, sebagai berikut.

"Chelsea Football Club memutus hubungan kerja dengan manajer Roberto Di Matteo pagi ini."

"Performa dan hasil tim akhir-akhir ini tidak cukup bagus dan pemilik serta dewan merasa perubahan penting dilakukan untuk membawa klub melangkah ke arah yang benar karena kami memiliki bagian penting musim ini."

"Klub dihadapkan pada tugas sulit untuk lolos ke babak knock-out Liga Champions serta mempertahankan peluang persaingan di Liga Primer Inggris dan berkompetisi di tiga kompetisi lainnya. Tujuan kami tetap sekompetitif mungkin dan bersaing di semua kompetisi."

"Pemilik dan anggota klub berterima kasih kepada Roberto atas apa yang dia lakukan untuk klub sejak mengambil alih pada Maret lalu. Roberto membawa kami dalam kemenangan bersejarah di Liga Champions dan Piala FA ketujuh. Kami tak akan melupakan kontribusi besar yang dia berikan kepada sejarah klub dan dia selalu disambut di Stamford Bridge."

"Klub akan membuat keputusan dengan cepat mengenai manajer baru tim utama. Rafael Benitez dan Pep Guardiola menjadi kadindat terkuat untuk mengisi jabatan manager Chelsea yang baru." 

Fergie Isyaratkan Pensiun

Sir Alex Ferguson isyaratkan pensiun setelah menangani Manchester United selama 27 tahun.

"Anda merasa sedikit angkuh ketika Anda menyadari Anda melihat diri sendiri (dalam bentuk patung), tapi itu fantastis, bagian yang fantastis dari pekerjaan."

"Perbedaannya adalah bahwa hal itu terjadi ketika saya masih menjadi manajer, sehingga membuatnya lebih sulit."

"Istri saya mengaku heran mengapa say
a dibuatkan patung, karena biasanya hal ini terjadi ketika Anda meninggal atau telah meninggalkan klub."

"Tapi saya masih di sini dan saya tidak berniat untuk segera pergi. Ini suatu kehormatan dan saya sangat bangga akan hal itu."

"Saya sudah 26 tahun di klub sejauh ini dan ketika saatnya tiba dan saya akan memutuskan untuk menggantung sepatu siapa yang tahu? - Mungkin 27 tahun. Saya pikir itu akan menjadi testimonial atas pekerjaan yang telah berhasil saya lakukan di klub dan itu adalah penghormatan yang fantastis kepada saya."
Via UA

Latih MU Selama 26 Tahun, Fergie Belum Puas!

Latih ManUtd Selama 26 Tahun, Fergie Belum Puas!

Bola.net - Meski telah menangani Manchester United sejak 26 tahun yang lalu, Sir Alex Ferguson belum berhasrat untuk pensiun melatih tim kesayangannya itu.

Dedikasi Opa Fergie kepada Iblis Merah tidak perlu ditanyakan lagi, berbagai tropi telah ia persembahkan untuk klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut. Namun, pria berumur 70 tahun itu
masih belum puas.

"Saya masih di tempat ini dan tidak pernah terpikirkan oleh saya untuk meninggalkan Old Trafford. Melatih klub ini adalah sebuah kehormatan buat saya dan saya bangga akan hal itu." ujar Ferguson seperti dilansir Daily Mail.

"Saya berada di sini selama 26 tahun dan jika waktunya telah tiba, saya akan putuskan untuk pensiun. Kita tidak bisa menebak masa depan, mungkin saja saya akan terus melatih MU untuk beberapa tahun ke depan." imbuh Opa Fergie.

Menurut media di Inggris, sejumlah nama dikabarkan siap meneruskan perjuangan pria Skotlandia itu di kota Manchester, Josep Guardiola dan Jose Mourinho paling difavoritkan.