Bola.net - Menurut sejumlah media di Inggris, superstar Real Madrid, Cristiano Ronaldo, ingin segera meninggalkan Santiago Bernabeu dan kembali ke Manchester United.
Harian The Sun mengklaim bahwa pemain Timnas Portugal tersebut berbicara dengan sejumlah rekan-rekannya di Old Trafford, dan mengaku ingin "pulang".
Spekulasi mengenai kepulangan CR7 ke Manchester muncul ketika Sir Alex ferguson dan Patrice Evra sama-sama ingin melihatnya kembali berlatih bersama para pemain United yang lain.
Selain itu, hasil negatif yang terus ditampilkan Los Blancos, serta adanya keretakan hubungan dengan sejumlah pemain Real Madrid, dinilai sebagai alasan utama Ronaldo untuk hengkang dari Bernabeu.
Namun, Manchester United wajib mengeluarkan dana sebesar €150 juta euro atau setara dengan Rp 3 triliun untuk mengaktifkan klausul buy-out CR7 di Real Madrid.
Senin, 24 Desember 2012
Jumat, 07 Desember 2012
Contoh Resensi Buku
Awal Seorang Penyihir
Judul : Harry
Potter and the Sorcerer’s Stone
Pengarang : J.
K. Rowling (Joanne Kathleen Rowling)
Penerbit : PT.
Gramedia Pustaka Utama
Cetakan :
Ketujuh, 2001
Tebal : 384
halaman
Kejadian tak terduga telah terjadi!
Walaupun kehilangan kedua orang tuanya pada hari ulang tahunnya, Harry Potter
selamat dari kutukan kematian Avada
Kedavra yang dilontarkan oleh musuh bebuyutan orang tuanya, Lord Voldemort
dengan meninggalkan bekas luka seperti sambaran petir. Saat itu, Harry Potter
memasuki usia satu tahun. Kemudian, dari Godric’s Hollow, Harry dipindahkan
oleh Hagrid ke rumah paman dan bibinya yang Muggle,
Vernon dan Petunia Dursley, serta seorang sepupunya, Dudley Dursley, yang beralamat
di Privet Drive nomor 4.
Selama
hampir 10 tahun, Harry tidak pernah diperlakukan layak oleh paman, bibi serta
sepupunya. Keajaiban tidak pernah terjadi hingga pada ulang tahunnya yang
ke-11, datanglah seorang raksasa yang memberi Harry surat bahwa dia adalah
penyihir dan telah diterima di sekolah Hogwarts. Saat memasuki Hogwarts, betapa
bingungnya dia mengapa semua orang mengenalnya, yang tak lain adalah “Anak yang
Bertahan Hidup.” Di Hogwarts, Harry masuk pada asrama Gryffindor. Pada tahun
ajaran pertamanya, Harry sudah begitu terkenal dan tidak hanya berbakat
dibidang sihir, namun juga dibidang Quidditch, karena itu, Harry menjadi seeker
termuda sepanjang abad. Selain itu, Harry juga bersahabat dengan Ron Weasley,
yang membantunya masuk ke peron 9¾, dan Hermione Granger, yang memiliki
kecerdasan yang luar biasa.
Di akhir tahun ajaran, Harry Potter
menyadari akan seseorang yang hendak mencuri batu bertuah yang diambl Hagrid
dari bank Gringotts dan disembunyikan di Hogwarts. Dengan menggunakan batu itu,
seseorang dapat berumur panjang. Harry dan kawan-kawannya menduga bahwa
Proffesor Snape yang hendak mencurinya untuk diberikan ke Voldemort. Setelah
melalui anjing berkepala tiga “Fluffy,” mengambil kunci, menyelesaikan
permainan set catur yang harus mengorbankan Ron dan menyelesaikan teka-teki
logika. Harry baru menyadari bahwa selama ini yang hendak mencuri adalah
Proffesor Quirrel. Tiba-tiba, bekas luka Harry terasa sakit dan mengetahui
bahwa ternyata Voldemort yang merasuki tubuh Quirell. Harry Potter dapat
mengalahkan Quirrel, tetapi kemudian diserang oleh roh Voldemort yang
membuatnya pingsan. Untung saja Dumbledore datang di saat yang tepat.
Tentu
saja, di dalam buku ini, terdapat alur cerita yang menarik. Bahasa yang
digunakanpun juga sederhana dan dapat dimengerti oleh semua orang, sehingga
anak-anakpun tidak akan masalah untuk membacanya. Selain itu, konflik-konflik
yang terjadi mampu membius para pembaca menjadi terpikat dan penasaran. Cerita
yang lugas mampu membuat pembaca tidak merasa bosan dan puas akan cerita
tersebut. Di dalam cerita ini pula, pembaca dapat mempelajari beberapa hal,
seperti kesetiaan Ron dan Hermione pada Harry, yang rela berkorban sekalipun
harus mengorbankan nyawanya. Juga dari keluarga Dursley, pembaca dapat
mengambil hikmah bahwa kita harus menerima keadaan apa adanya, ketika Harry
Potter telah diberitahu bahwa ia adalah penyihir dan telah diterima di
Hogwarts. Pembaca juga diajak untuk tidak berburuk sangka pada orang lain.
-Please Don't Copy Paste- -Mau? Comment :P-
Unsur Intrinsik Novel
Unsur-Unsur Insintrik
Novel
1.
Plot/Alur
Keseluruhan
peristiwa sebagai jalinan cerita dari awal sampai akhir.
Tahap-tahap
alur:
a.
Awal/Perkenalan
Tokoh-tokoh
diperkenalkan oleh pengarang.
b.
Pertikaian Awal
Awal
dimana permasalahan mucul, karena adanya hubungan yang tidak sejalan antara
tokoh satu dengan tokoh lain.
c.
Klimaks
Bagian
yang menggambarkan permasalahan pada titik maksimal.
a.
Konflik psikis/batin à
Konflik karena adanya perselisihan di dalam batin.
b.
Konflik fisik à
Konflik karena adanya cacat tubuh.
c.
Konflik ide à
Konflik yang terjadi karena adanya pertentangan pendapat.
d.
Antiklimaks
Permasalahan
sudah menampakkan jalan keluar.
e.
Akhir Cerita
Bagian
alur yang menggambarkan bahwa segala permasalahan yang dihadapi sudah
mendapatkan jalan keluar.
2.
Tokoh-Penokohan
a.
Tokoh
Tokoh
adalah pelaku dalam cerita.
Dilihat
dari sifatnya, dibedakan menjadi:
(i)
Protagonis à
Tokoh baik
(ii)
Antagonis à
Tokoh jahat
(iii)
Tritagonis à
Tokoh penengah
Dilihat
dari perannya, dibedakan menjadi:
(i)
Tokoh utama
(ii)
Tokoh tambahan (pembantu)
(iii)
Figuran à
Orang yang berfunsgi memberi gambaran cerita.
b.
Penokohan
Penokohan
adalah penggambaran dari watak tokoh. Cara menggambarkan watak tokoh:
(i) Cara langsung (Analitik)
Penggambarkan watak tokoh secara langsung.
(ii) Cara tidak langsung
(Dramatik)
Penggambaran watak tokoh melalui deskrispsi fisik, keadaan sekitar, dan dialog antar tokoh.
3.
Tema
Pikiran
pokok atau gagasan pokok yang ingin dinyatakan oleh pengarang.
4.
Latar
Tempat,
suasana, dan waktu yang melatari berbagai peristiwa dalam cerita.
Latar
dibedakan menjadi 3;
a.
Latar tempat à
Tempat yang melatari terjadinya peristiwa dalam cerita.
b.
Latar waktu à
Waktu yang melatari terjadinya peristiwa dalam cerita.
c.
Latar suasana à
Suasana yang melatari terjadinya peristiwa dalam cerita.
5.
Sudut Pandang
Cara
pengarang mengambil posisi dalam cerita.
a.
Sudut padang orang pertama
pelaku utama
Pengarang
terlibat langsung dalam cerita sebagai pelaku utama.
b.
Sudut pandang orang
pertama pelaku sampingan
Pengarang
terlibat dalam cerita, namun bukan tokoh sentral.
c.
Sudut pandang orang ketiga
serbatahu
Pengarang
tidak hanya menjadi pengamat, pengarang dapat berdialog dengan pembaca.
d.
Sudut pandang orang ketiga
terbatas
Pengarang
hanya menceritakan apa yang dialami tokoh dalam cerita.
6.
Amanat
Pesan
moral yang ingin disampaikan oleh pengarang dalam cerita.
Peresmian Patung Sir Alex Ferguson
Patung Sir Alex Ferguson di Old Trafford diresmikan, Jumat 23 November
2012. Sejumlah mantan anak asuh pelatih 70 tahun datang untuk
menyaksikan peresmian patung tersebut.
Patung Ferguson dibangun untuk merayakan 26 tahun karirnya di Manchester United. Patung tersebut dibangun di dekat pintu masuk Tribun Sir Alex Ferguson atau sebelah utara Old Trafford. Patung Ferguson yang sedang melipat kedua tangannya tersebut dibuat oleh seniman bernama Philip Jackson.
Didamping sang istri, Lady Cathy Ferguson, pelatih asal Skotlandia itu tampak bangga ketika melihat patung tersebut. Ferguson menilai ada banyak pemain The Red Devils yang sebenarnya pantas mendapat kehormatan sepertinya.
"Ini momen membanggakan. Saya memiliki perjalanan luar biasa dengan klub. Saya melatih banyak pemain hebat, dan karena mereka saya bisa seperti ini. Klub seharusnya membangun patung semua pemain itu," ujar Ferguson dalam kata sambutannya.
"Mereka pemain fantastis, dan saya merasa terhormat biasa melatih pemain hebat sejak 1986 hingga kini. Mereka memberi saya kepuasan," sambungnya seperti dilansir ESPN.
Mantan pemain asuhan Ferguson, seperti Eric Cantona, Andy Cole, Denis Irwin, Gary dan Phil Neville, Bryan Robson, Peter Schmeichel, Ole Gunnar Solskjaer, Ruud van Nistelrooy, Edwin van der Sar dan Dwight Yorke, hadir dalam peresmian patung tersebut. Sedangkan Cristiano Ronaldo dan David Beckham merekam ucapan selamat untuk Ferguson.
"Biasanya orang mati terlebih dulu sebelum dibangun patung. Saya hidup lebih lama dari kematian," tegas Ferguson.

Patung Ferguson dibangun untuk merayakan 26 tahun karirnya di Manchester United. Patung tersebut dibangun di dekat pintu masuk Tribun Sir Alex Ferguson atau sebelah utara Old Trafford. Patung Ferguson yang sedang melipat kedua tangannya tersebut dibuat oleh seniman bernama Philip Jackson.
Didamping sang istri, Lady Cathy Ferguson, pelatih asal Skotlandia itu tampak bangga ketika melihat patung tersebut. Ferguson menilai ada banyak pemain The Red Devils yang sebenarnya pantas mendapat kehormatan sepertinya.
"Ini momen membanggakan. Saya memiliki perjalanan luar biasa dengan klub. Saya melatih banyak pemain hebat, dan karena mereka saya bisa seperti ini. Klub seharusnya membangun patung semua pemain itu," ujar Ferguson dalam kata sambutannya.
"Mereka pemain fantastis, dan saya merasa terhormat biasa melatih pemain hebat sejak 1986 hingga kini. Mereka memberi saya kepuasan," sambungnya seperti dilansir ESPN.
Mantan pemain asuhan Ferguson, seperti Eric Cantona, Andy Cole, Denis Irwin, Gary dan Phil Neville, Bryan Robson, Peter Schmeichel, Ole Gunnar Solskjaer, Ruud van Nistelrooy, Edwin van der Sar dan Dwight Yorke, hadir dalam peresmian patung tersebut. Sedangkan Cristiano Ronaldo dan David Beckham merekam ucapan selamat untuk Ferguson.
"Biasanya orang mati terlebih dulu sebelum dibangun patung. Saya hidup lebih lama dari kematian," tegas Ferguson.
10 Keputusan Terbaik Fergie
Tak ada yang memungkiri jika Sir Alex Ferguson
merupakan manajer tersukses saat ini. Kemampuan Fergie meracik strategi
plus keputusan-keputusan jelinya membuat Manchester United nyaris tak
tersentuh. Sebanyak 12 gelar Liga Inggris dan dua gelar Liga Champions
menjadi bukti yang sulit disangkal bahwa manajer asal Skotlandia ini
memang mumpuni. Prestasi Fergie
juga membuat United berhasil melampaui rekor 18 gelar Liga Inggris milik Liverpool.
Ya, keputusan-keputusan tepat Fergie memang pantas diacungi jempol. Di tangan Fergie pula, beberapa nama besar di dunia sepakbola tercipta. Mulai dari Eric Cantona hingga Cristiano Ronaldo dicetak Fergie menjadi ‘spesies spesial.’
Tentu sangat menarik menyimak keputusan-keputusan mengagumkan Fergie selama membesarkan nama Manchester United. Berikut ini 10 keputusan terbaik Sir Alex Ferguson di United menurut The Sun:
10. Berkata Tidak kepada Spurs dan Arsenal
Manchester United memang bukan klub Liga Inggris pertama yang mengaku tertarik dengan Fergie. Saat sukses mengantarkan Aberdeen merengkuh Piala Winners, Tottenham Hotspur sempat ngotot membujuknya. Fergie digadang-gadangakan menggantikan Peter Shreeves.
Arsenal tak mau ketinggalan. The Gunners berniat memboyong Fergie guna menggantikan Don Howe. Namun, justru panggilan dari MU yang membuat Fergie meninggalkan negaranya, Skotlandia pada November 1986. Ia menggantikan pelatih United sebelumnya, Ron Atkinson.
9. Ke Langit ke-7 Bersama Ronaldo
Ferguson beberapa kali mengklaim skuadnya di dua musim terakhir menjadi yang terbaik selama ia menangani Setan Merah. Adalah spesies bernama Cristiano Ronaldo menjadi salah satu alasan Fergie sangat puas dengan timnya saat ini. CR7 didatangkan Fergie dari Sporting Lisbon saat masih berusia 18 tahun.
Menariknya, saat itu fans Setan Merah sedang meratapi kepergian sang empu kostum nomor 7, David Beckham. Dengan nilai transfer 12,24 juta poundsterling, Ronaldo didatangkan Fergie.
8. Memoles Ronaldo
Fans Setan Merah memang sempat khawatir CR7 tak mampu menggantikan Becks. Tapi dengan tangan dingin Fergie, Ronaldo bahkan mampu melebihi seniornya itu. Penghargaan Pemain Terbaik Dunia 2008 menjadi buktinya. Sebuah prestasi yang tak pernah bisa dicapai Beckham.
7. Adu Argumen dengan Beckham
Semua media Inggris tahu jika Fergie tak terlalu senang David Beckham menikah dengan Victoria Adams, mantan personil Spice Girls. Namun, Beckham ngotot dan hubungan keduanya mulai terlihat kaku. Victoria pula yang dinilai meracuni Beckham untuk meninggalkan Old Trafford dan berlabuh di Santiago Bernabeu, kandang Real Madrid, Juli 2003 silam.
Siapa yang benar? Yang jelas saat Beckham tak lagi berkostum Setan Merah, Fergie tetap berlimpah gelar. Hal yang tak didapatkan Beckham saat di Madrid. Bersama raksasa La Liga, Beckham hanya memberikan satu gelar La Liga sebelum hijrah ke AS.
6. Percaya Penuh Nistelrooy
Ferguson sempat mendapat sorotan saat mendatangkan Ruud van Nistelrooy dari PSV Eindhoven dengan nilai transfer 18 juta poundsterling, yang sempat menjadi rekor di Inggris. Pasalnya, Nistelrooy saat itu tengah mengalami cedera kaki. Pada musim panas 2001, keputusan Fergie membuahkan hasil. Striker Belanda ini menjadi pujaan publik Old Trafford dengan mengoleksi 150 gol dalam lima musim.
5. Membatalkan Rencana Pensiun
Kubu Setan Merah memang sempat ketar-ketir ketika Ferguson mengumumkan rencana pensiunnya usai musim 2001/2002 berakhir. Namun, Fergie akhirnya meralat keputusannya, dan itu terbukti tepat. Musim berikutnya, United kembali merengkuh gelar Liga Inggris mengalahkan Arsenal.
4. Final Liga Champions 1999
Ya, pada laga final Liga Champions 1999 yang digelar di Barcelona itu, Fergie memang membuat keputusan yang sangat krusial. Fergie memasukkan pemain pengganti Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solksjaer menggantikan Andy Cole dan Dwight Yorke. Keduanya mampu mencetak gol di injury time saat United akhirnya menang 2-1 di final. Gelar ini pula yang membuat Fergie mendapat gelar Sir.
3. Percaya Pemain Belia
Legenda Liverpool, Alan Hansen pernah mengatakan kepada Ferguson, “Anda tidak dapat memenangkan apapun dengan sederet anak-anak.” Namun, Fergie membalikkan semua prediksi itu. Ryan Giggs, Gary Neville, Phil Neville, David Beckham, Paul Scholes dan Nicky Butt mampu menjadi raja di musim 1995/1996.
2. Mengikat Roy Keane
Fergie dihadapkan pada kondisi sulit pada musim panas 1993. Ia dibingungkan mencari sosok leader pengganti Bryan Robson. Pilihannya jatuh pada pemuda Irlandia yang sebelumnya bermain untuk Nottingham Forest bernama Roy Keane. Keano yang saat itu hanya berharga 3,75 juta pounds akhirnya mampu menjadi legenda Old Trafford.
1. Membeli Eric Cantona
United masih bertarung di posisi 10 klasemen Liga Inggris pada November 1992. Namun, keputusan Fergie mendatangkan Eric ‘cannon’ Cantona dari Leeds United berhasil mengubah segalanya.
The Cannon mampu menjadi pundi-pundi gol United dan berhasil merengkuh gelar untuk kali pertama setelah menunggu 26 tahun. Setan Merah unggul 10 poin atas Aston Villa yang menjadi runner up di musim 1992/1993
Ya, keputusan-keputusan tepat Fergie memang pantas diacungi jempol. Di tangan Fergie pula, beberapa nama besar di dunia sepakbola tercipta. Mulai dari Eric Cantona hingga Cristiano Ronaldo dicetak Fergie menjadi ‘spesies spesial.’
Tentu sangat menarik menyimak keputusan-keputusan mengagumkan Fergie selama membesarkan nama Manchester United. Berikut ini 10 keputusan terbaik Sir Alex Ferguson di United menurut The Sun:
10. Berkata Tidak kepada Spurs dan Arsenal
Manchester United memang bukan klub Liga Inggris pertama yang mengaku tertarik dengan Fergie. Saat sukses mengantarkan Aberdeen merengkuh Piala Winners, Tottenham Hotspur sempat ngotot membujuknya. Fergie digadang-gadangakan menggantikan Peter Shreeves.
Arsenal tak mau ketinggalan. The Gunners berniat memboyong Fergie guna menggantikan Don Howe. Namun, justru panggilan dari MU yang membuat Fergie meninggalkan negaranya, Skotlandia pada November 1986. Ia menggantikan pelatih United sebelumnya, Ron Atkinson.
9. Ke Langit ke-7 Bersama Ronaldo
Ferguson beberapa kali mengklaim skuadnya di dua musim terakhir menjadi yang terbaik selama ia menangani Setan Merah. Adalah spesies bernama Cristiano Ronaldo menjadi salah satu alasan Fergie sangat puas dengan timnya saat ini. CR7 didatangkan Fergie dari Sporting Lisbon saat masih berusia 18 tahun.
Menariknya, saat itu fans Setan Merah sedang meratapi kepergian sang empu kostum nomor 7, David Beckham. Dengan nilai transfer 12,24 juta poundsterling, Ronaldo didatangkan Fergie.
8. Memoles Ronaldo
Fans Setan Merah memang sempat khawatir CR7 tak mampu menggantikan Becks. Tapi dengan tangan dingin Fergie, Ronaldo bahkan mampu melebihi seniornya itu. Penghargaan Pemain Terbaik Dunia 2008 menjadi buktinya. Sebuah prestasi yang tak pernah bisa dicapai Beckham.
7. Adu Argumen dengan Beckham
Semua media Inggris tahu jika Fergie tak terlalu senang David Beckham menikah dengan Victoria Adams, mantan personil Spice Girls. Namun, Beckham ngotot dan hubungan keduanya mulai terlihat kaku. Victoria pula yang dinilai meracuni Beckham untuk meninggalkan Old Trafford dan berlabuh di Santiago Bernabeu, kandang Real Madrid, Juli 2003 silam.
Siapa yang benar? Yang jelas saat Beckham tak lagi berkostum Setan Merah, Fergie tetap berlimpah gelar. Hal yang tak didapatkan Beckham saat di Madrid. Bersama raksasa La Liga, Beckham hanya memberikan satu gelar La Liga sebelum hijrah ke AS.
6. Percaya Penuh Nistelrooy
Ferguson sempat mendapat sorotan saat mendatangkan Ruud van Nistelrooy dari PSV Eindhoven dengan nilai transfer 18 juta poundsterling, yang sempat menjadi rekor di Inggris. Pasalnya, Nistelrooy saat itu tengah mengalami cedera kaki. Pada musim panas 2001, keputusan Fergie membuahkan hasil. Striker Belanda ini menjadi pujaan publik Old Trafford dengan mengoleksi 150 gol dalam lima musim.
5. Membatalkan Rencana Pensiun
Kubu Setan Merah memang sempat ketar-ketir ketika Ferguson mengumumkan rencana pensiunnya usai musim 2001/2002 berakhir. Namun, Fergie akhirnya meralat keputusannya, dan itu terbukti tepat. Musim berikutnya, United kembali merengkuh gelar Liga Inggris mengalahkan Arsenal.
4. Final Liga Champions 1999
Ya, pada laga final Liga Champions 1999 yang digelar di Barcelona itu, Fergie memang membuat keputusan yang sangat krusial. Fergie memasukkan pemain pengganti Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solksjaer menggantikan Andy Cole dan Dwight Yorke. Keduanya mampu mencetak gol di injury time saat United akhirnya menang 2-1 di final. Gelar ini pula yang membuat Fergie mendapat gelar Sir.
3. Percaya Pemain Belia
Legenda Liverpool, Alan Hansen pernah mengatakan kepada Ferguson, “Anda tidak dapat memenangkan apapun dengan sederet anak-anak.” Namun, Fergie membalikkan semua prediksi itu. Ryan Giggs, Gary Neville, Phil Neville, David Beckham, Paul Scholes dan Nicky Butt mampu menjadi raja di musim 1995/1996.
2. Mengikat Roy Keane
Fergie dihadapkan pada kondisi sulit pada musim panas 1993. Ia dibingungkan mencari sosok leader pengganti Bryan Robson. Pilihannya jatuh pada pemuda Irlandia yang sebelumnya bermain untuk Nottingham Forest bernama Roy Keane. Keano yang saat itu hanya berharga 3,75 juta pounds akhirnya mampu menjadi legenda Old Trafford.
1. Membeli Eric Cantona
United masih bertarung di posisi 10 klasemen Liga Inggris pada November 1992. Namun, keputusan Fergie mendatangkan Eric ‘cannon’ Cantona dari Leeds United berhasil mengubah segalanya.
The Cannon mampu menjadi pundi-pundi gol United dan berhasil merengkuh gelar untuk kali pertama setelah menunggu 26 tahun. Setan Merah unggul 10 poin atas Aston Villa yang menjadi runner up di musim 1992/1993
Beckham Anggap Fergie Menakutkan
Sir Alex Ferguson selalu menjadi orang yang sangat dihormati oleh David
Beckham. Meskipun sudah sembilan tahun berpisah, pria yang biasa disapa
Becks mengaku masih melihat pelatih Manchester United tersebut sosok
yang menyeramkan.
"Saya masih ketakutan menyaksikan aksi Ferguson di pinggir lapangan. Dia tetap agresif," kata Beckham.
"Mungkin cara seperti itu yang membuatnya sangat dihormati. Tapi saya tahu Ferguson punya sisi lembut, meskipun jarang sekali diperlihatkan," ungkapnya lagi.
Beckham diketahui pernah menjadi sasaran amuk Ferguson beberapa tahun lalu. Darah mengucur dari pelipis mantan gelandang timnas Inggris itu setelah terkena sepatu yang dilempar oleh pelatih asal Skotlandia. Insiden itu juga yang diyakini menjadi salah satu pemicu kepindahan Beckham ke Real Madrid pada 2003.
Saat ini Beckham nampaknya sudah melupakan kejadian buruk dengan Ferguson tersebut. Tak ada kata selain pujian buat pria 70 tahun itu yang terlontar dari mulut suami mantan penyanyi Victoria Adams tersebut.
"Ferguson akan jadi pelatih selamanya. Tak ada batas usia baginya. Alasannya sederhana, dia yang terbaik," tegas Beckham dikutip The Sun, Minggu, 2 Desember 2012.
"Saya masih ketakutan menyaksikan aksi Ferguson di pinggir lapangan. Dia tetap agresif," kata Beckham.
"Mungkin cara seperti itu yang membuatnya sangat dihormati. Tapi saya tahu Ferguson punya sisi lembut, meskipun jarang sekali diperlihatkan," ungkapnya lagi.
Beckham diketahui pernah menjadi sasaran amuk Ferguson beberapa tahun lalu. Darah mengucur dari pelipis mantan gelandang timnas Inggris itu setelah terkena sepatu yang dilempar oleh pelatih asal Skotlandia. Insiden itu juga yang diyakini menjadi salah satu pemicu kepindahan Beckham ke Real Madrid pada 2003.
Saat ini Beckham nampaknya sudah melupakan kejadian buruk dengan Ferguson tersebut. Tak ada kata selain pujian buat pria 70 tahun itu yang terlontar dari mulut suami mantan penyanyi Victoria Adams tersebut.
"Ferguson akan jadi pelatih selamanya. Tak ada batas usia baginya. Alasannya sederhana, dia yang terbaik," tegas Beckham dikutip The Sun, Minggu, 2 Desember 2012.
David Beckham Meninggalkan LA Galaxy
Ditaksir banyak klub dari berbagai penjuru
dunia, David Beckham justru berpeluang akan pulang ke tanah Inggris.
Memperkuat klub Premier League selain Manchester United disebutnya bisa
saja terjadi.
Beckham sudah memutuskan untuk meninggalkan LA Galaxy di akhir tahun ini. Pertandingan pamungkas dia bersama klub Major League Soccer itu adalah di ajang final Piala MLS, pada awal Desember nanti.
Hingga kini belum ada kepastian ke mana gelandang 37 tahun itu bakal melanjutkan kariernya. Beberapa klub dari Australia sampai Rusia sudah menyatakan tertarik padanya. Tapi Becks belum memberi jawaban.
Sempat menyatakan sulit memperkuat klub lain jika harus kembali ke Premier League, mantan kapten tim nasional Inggris itu kini berbicara lain. Jika opsi tersebut benar-benar adanya, bisa saja dia menerima pinangan yang datang.
"Saya beruntung. Di usia 37 tahun saya sudah ditawari opsi-opsi yang membuat saya antusias. Saya selalu bilang kalau saya kesulitan untuk kembali dan bermain di Inggris karena saya pernah memperkuat klub terbaik di dunia dan terbesa di Inggris - Manchester United," papar Beckham.
"Jadi, saya bisa membuka peluang buat diri saya sendiri bermain untuk klub Premier League (lainnya), tapi Anda tidak akan pernah tahu. Saya punya beberapa opsi yang tersedia," sambung dia.
Keputusan pulang ke Inggris besar peluang akan benar terjadi karena Beckham juga mempertimbangkan anak-anaknya. Namun saat dikonfirmasi soal ketertarikan Queens Park Rangers, mantan bintang Real Madrid dan AC Milan itu menolak memberikan konfirmasi.
"Saya berpikir untuk menghabiskan lebih banyak waktu di Inggris dan itu akan jadi hal yang bagus buat anak-anak kami untuk bertemu dengan nenek dan kakeknya."
"Mereka (QPR) tidak bilang akan mengontrak saya tapi mereka hanya membicarakan hal-hal yang baik terkait saya," tegas Beckham.
Beckham sudah memutuskan untuk meninggalkan LA Galaxy di akhir tahun ini. Pertandingan pamungkas dia bersama klub Major League Soccer itu adalah di ajang final Piala MLS, pada awal Desember nanti.
Hingga kini belum ada kepastian ke mana gelandang 37 tahun itu bakal melanjutkan kariernya. Beberapa klub dari Australia sampai Rusia sudah menyatakan tertarik padanya. Tapi Becks belum memberi jawaban.
Sempat menyatakan sulit memperkuat klub lain jika harus kembali ke Premier League, mantan kapten tim nasional Inggris itu kini berbicara lain. Jika opsi tersebut benar-benar adanya, bisa saja dia menerima pinangan yang datang.
"Saya beruntung. Di usia 37 tahun saya sudah ditawari opsi-opsi yang membuat saya antusias. Saya selalu bilang kalau saya kesulitan untuk kembali dan bermain di Inggris karena saya pernah memperkuat klub terbaik di dunia dan terbesa di Inggris - Manchester United," papar Beckham.
"Jadi, saya bisa membuka peluang buat diri saya sendiri bermain untuk klub Premier League (lainnya), tapi Anda tidak akan pernah tahu. Saya punya beberapa opsi yang tersedia," sambung dia.
Keputusan pulang ke Inggris besar peluang akan benar terjadi karena Beckham juga mempertimbangkan anak-anaknya. Namun saat dikonfirmasi soal ketertarikan Queens Park Rangers, mantan bintang Real Madrid dan AC Milan itu menolak memberikan konfirmasi.
"Saya berpikir untuk menghabiskan lebih banyak waktu di Inggris dan itu akan jadi hal yang bagus buat anak-anak kami untuk bertemu dengan nenek dan kakeknya."
"Mereka (QPR) tidak bilang akan mengontrak saya tapi mereka hanya membicarakan hal-hal yang baik terkait saya," tegas Beckham.
Langganan:
Postingan (Atom)